MABA – Selain Organisasi Kepemudaan lainya yang nyatakan sikap mendukung posisi Kepolisian Republik Indonesia dibawah pimpinan Presiden Republik Indonesia, kini muncul lagi penegasan yang sama dari Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang juga menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Peryataan ini disampaikan langsung oleh Ketua PC.GP Ansor Haltim Julkarnain Rajak kepada wartawan, Jumat (30/01/2026).
Dikatakan, keberadaan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi dan hasil dari reformasi sektor keamanan yang bertujuan menjaga stabilitas nasional, profesionalitas, serta netralitas institusi Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Posisi Polri di bawah Presiden sudah sangat tepat dan strategis,” tegasnya.
Dikatakan, Hal ini menjamin koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat dan institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lanjut dia, wacana pemindahan Polri dibawah kementerian tertentu justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan mengganggu independensi Polri.
Ia juga menambahkan, dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri dapat lebih fokus menjalankan tugas pokoknya tanpa intervensi kepentingan politik sektoral.
Ia atas nama GP Ansor Halmahera Timur menilai bahwa Polri di bawah Presiden juga lebih efektif dalam mendukung jalannya program-program pemerintah.
Menurutnya, banyak program strategis Presiden yang dapat berjalan dengan baik di lapangan karena adanya peran aktif Polri dalam pengamanan, pengawasan, serta pendampingan kepada masyarakat.
Julfikar juga mengaku GP Ansor Haltim, sebagai organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), memiliki komitmen kuat untuk mendukung stabilitas keamanan nasional serta memperkuat peran Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
” Kami berharap Polri terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan pendekatan humanis kepada masyarakat,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan dukungan GP.Ansor Haltim bukan tanpa kritik, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga negara tetap kondusif.(red).



Tinggalkan Balasan