MABA – Merespon keresahan Masyarakat ter kelangkaan Minyak Tanah di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) Bupati Haltim, Ubaid Yakub, didampingi Kepala Dinas Perindagkop, melakukan pertemuan strategis dengan Komite BBM di Kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (5/2/2026) dengan agenda mengusulkan penambahan kuota minyak tanah guna memastikan ketersediaan stok di wilayah Halmahera Timur tetap terjaga.
Ini dilakukan Pemda menyusul ketidak cukupan kuota yang tersedia untuk kebutuhan konsumsi Warga Haltim saat ini kian meningkat.
“Kehadiran kami di BPH Migas adalah bentuk tanggung jawab pemerintah Daerah. Kami mengusulkan penambahan kuota karena jumlah yang ada sekarang sudah tidak relevan lagi. Kami ingin memastikan tidak ada antrean panjang atau kelangkaan yang memberatkan rakyat,” ujar Ubaid.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, lanjut dia, penambahan kuota ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk Menstabilkan Harga, agar harga di pasar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), mencegah spekulasi yaitu memutus rantai kelangkaan di tingkat pangkalan.
Ia berharap BPH Migas segera memproses usulan tersebut agar distribusi minyak tanah di Halmahera Timur kembali normal dan potensi gejolak sosial akibat kelangkaan BBM dapat diredam.(red).



Tinggalkan Balasan