MABA – Setelah ditunjuk oleh Bupati Haltim Ubaid Yakub untuk melakukan tugas Investigasi dalam rangka mengatasi rawan banjir dan menemukan penyebab terjadinya banjir di Desa Maratana Jaya dan Dorolamo Kecamatan Maba Tengah, Tim Investigasi yang merupakan tim lintas Organisasi Perangkat Daerah yang terdiri dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Inspektorat Daerah, BP4D, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menemukan beberapa penyebab terjadinya Banjir di Wilayah tersebut

Melalui Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Ubaid Yakub, di Kantor Bupati Haltim,Rabu (08/07/2026), Ketua Tim Observasi dan Verifikasi, Tarudin, memaparkan hasil investigasi lapangan yang mengidentifikasi beberapa faktor utama penyebab banjir di kedua desa, yaitu,
– Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Maba Tengah.
– Kondisi geografis Desa Maratana Jaya dan Desa Dorolamo yang berada pada kawasan cekungan sehingga mudah terjadi genangan.
– Menurunnya kapasitas tampung dan fungsi kanal, drainase, serta saluran air sebagai jalur pembuangan air.
– Ditemukannya tiga titik longsoran di sekitar aliran Sungai (Ake Marimba) yang menghambat aliran air.
– Adanya pembukaan wilayah hutan dan kegiatan produksi kayu oleh pihak perusahaan.

Berdasarkan hasil investigasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur akan menyusun langkah-langkah penanganan yang lebih komprehensif melalui sinergi lintas sektor, termasuk evaluasi terhadap aspek teknis infrastruktur, tata kelola lingkungan, serta aktivitas perusahaan di sekitar wilayah terdampak.

Bupati Haltim pada kesempatan itu berharap, hasil rapat koordinasi ini dapat melahirkan keputusan dan kebijakan yang konkret, terukur, serta berorientasi pada penyelesaian jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga persoalan banjir di Desa Maratana Jaya dan Desa Dorolamo dapat ditangani secara menyeluruh demi memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat.

Kepada Wartawan Bupati juga menyampaikan untuk saat ini Pemerintah akan menanganinya dengan membangun Kanal yang bertujuan untuk menahan aliran air yang nantinya akan merembet hingga ke permukiman Warga.

Rapat koordinasi turut dihadiri oleh Direktur PT Kirana Cakrawala, Direktur Utama BUMD Halmahera Timur, Camat Maba Tengah, Kepala Desa Maratana Jaya, Kepala Desa Dorolamo, serta seluruh OPD teknis yang tergabung dalam tim.(Red).