MABA – Institute Faifiye Spasial (IFAS) Halmahera Timur (Haltim) melalui Ketua IFAS Ismit Abas Hatari merespons keras klarifikasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Haltim, Rickoh Debeturu.
Ismit menilai pernyataan Kadis perindagkop adalah bagian dari informasi Kosong yang mana berlindung di balik alasan klasik yaitu keterbatasan anggaran oleh karena itu ia menegaskan bahhwa ini adalah bukti nyata tidak adanya inovasi dan terobosan selama kepemimpinannya selaku pimpinan di Disperindakop.
Ia juga menegaskan bahwa Masyarakat membutuhkan aksi nyata yang berdampak langsung, bukan sekadar retorika atau klaim normatif.
ia juga memberikan beberapa poin keras terhadap Respons Kadisperindagkop:
1.Alasan Anggaran adalah Bentuk Kegagalan Inovasi Karena IFAS menilai seorang kepala dinas harus memiliki kemampuan diplomasi dan menjemput anggaran pusat (APBN), bukan pasrah pada APBD.
2.Klaim Program KUR Dipertanyakan Karana Membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program reguler perbankan nasional, bukan inovasi murni atau program unggulan dari kreativitas Disperindagkop Haltim.
Tak sampai di situ Ketua IFAS juaga menantang Kadis Perindakop soal buka bukaan Data Publik dimana ia meminta Kadis Rico membeberkan dokumen realisasi program kerja secara transparan agar masyarakat tahu apa saja yang sudah dikerjakan selama ini karena Selama kepemimpinan Rickoh Debeturu, sektor pelaku UMKM di Haltim dinilai jalan di tempat tanpa ada lompatan kemajuan yang signifikan.
“Jangan Sampaikan Informasi Kosong IFAS meminta Kadis Perindagkop berhenti memproduksi opini publik yang tidak berbasis data rill di lapangan,”tegasnya.
Lanjut dia, Jika tidak mampu menunjukkan indikator kinerja yang jelas, IFAS meminta Bupati Halmahera Timur untuk mengevaluasi total posisi jabatan Kepala Disperindagkop demi menyelamatkan nasib para pelaku usaha kecil di Halmahera Timur Karena Di Anggap Gagal Total Untuk Menjawab Visi Misi Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Timur.(Red).



Tinggalkan Balasan