MABA – Kendati sudah berulangkali dikeluhkan oleh warga Desa Momole Kecamatan Maba Selatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) namun hingga saat ini belum ada langka dari pemerintah untuk menindak lanjuti keluhan warga tersebut.
Ini menyusul terjadinya abrasi yang mendorong pasir dan batu ke badan jalan serta mematahkan sapal di jalan sehingga mengakibatkan jalan yang berada di pinggir pantai desa Momole menuju Kasuba dan Bicoli itu makin rusak parah.
Bukan hanya warga, Keluhan kerusakan jalan yang diduga milik pemerintah Provinsi Malut itu juga disampaikan wakil rakyat yaitu wakil ketua Komisi III DPRD Haltim Irfan karim pada Awal Tahun 2025 namun, hingga kini tidak ada tanggapan dari pemerintah Provinsi.
Pantauan media ini, kamis (19/02/2026) ruas badan jalan yang dibangun di reklamasi pesisir pantai Desa Momole itu mulai patah akibat abrasi dan dieksploitasi oleh batu dan pasir sekitar pantai. Hal ini menimbulkan ancaman keselamatan bagi para pengguna jalan yang kerap kali melintas.
Beberapa warga desa itu sendiri saat ditanyai kondisi jalan tersebut mereka bahkan mengaku kerusakan jalan akibat abrasi sudah lama mulai dari awal tahun 2025. Namum hingga awal 2026 ini balum ada tanda tanda perbaikan dari pemerintah baik provinsi maupun kabupaten.
Warga setempat juga mengeluhkan lambatnya respons pemerintah dalam menangani abrasi. Mereka berharap adanya tindakan cepat untuk mencegah terjadinya abrasi sebab kondisi jalan saat ini sudah sangat parah.
“Kami berharap secepatnya di perbaiki sebab sangat menganggu aktifitas kami,” ungkap ono salah satu warga Desa Momole.
Warga juga meminta pemerintah untuk melakukan program jangka panjang dalam rangka mengatasi abrasi tersebut seperti penanaman mangrove atau pembangunan tanggul alami sehingga dapat menekan kencangnya tekanan ombak menuju bibir jalan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Haltim Ashadi Tajuddin saat dikonfirmasi mengaku jika jalan tersebut dibangun oleh pemerintah Provinsi melalui Alokasi Dana Umum (DAU) namun hingga kini pihaknya belum mengantongi terkait penyerahan jalan tersebut dari Pemprov ke Pemda Haltim.
Dikatakan, jika status jalan tersebut belum di serahkan ke Pemkab Haltim maka ia meminta pemerintah Provinsi melalui dinas teknis segera bergerak cepat untuk mengatasi kerusakan jalan yang saat ini sudah sangat parah dan meresahkan warga.
Sebaliknya juga Ashadi menegaskan jika jalan tersebut sudah di serahkan ke Pemkab Haltim maka Segera di tindak lanjuti untuk diatasi sebagaimana keluhan warga momole maba selatan.(red).



Tinggalkan Balasan