MABA – Upacara gabungan Pegawai negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Pemda Haltim), Senin (26/01/2026) membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Haltim Ricky CH. Richfat jadi geram saat memimpin upacara.
Geramnya orang nomor tiga itu lantaran sikap tak yang buruk dilakukan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sedang mengikuti pelatihan Dasar (latsar) saat upacara.
Ricky menyaksikan langsung para peserta latsar yang terlambat mengikuti apel pagi dibanding para pimpinan OPD yang lebih datang ke lapangan upacara.
” sudah terlambat, jalan santai – santai sementara ngoni pe pimpinan OPD dan semua Esalon III datang lebih awal, ini yang ngoni mo protes soal kebijakan pemerintah,?,” tegas Ricky dengan nada geram.
Ricky sendiri sesali jika apa yang terjadi saat upacara dihadiri oleh bupati sebagai pimpinan apel sebab apa yang terjadi pada upacara itu menunjukkan etika yang buruk.
Sekda lantas memanggil semua peserta latsar maju ke depan dan memberikan teguran,di mana ia menjelaskan para peserta latsar diperintahkan mengenakan pakaian hitam putih dan diberi surat keterangan bebas tugas namun demikian tak harus mengabaikan sikap kedisiplinan dan kehadirannya untuk mengikuti upacara.
Tak hanya itu Sekda juga menyemprot peserta latsar perempuan yang tidak mengenakan dasi.
Dikatakan, ini adalah contoh terburuk yang menjadi catatan buruk bagi ASN di Haltim sehingga itu Ricky meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar intens memberikan binaan kepada pegawainya di masing masing satuan kerja.
Ia juga meminta kepada kepala BKSDA agar setelah upacara memanggil semua peserta latsar dan dikumpulkan di Aula kantor bupati untuk diberikan pemahaman soal etika dan kedisiplinan.(red).



Tinggalkan Balasan