MABA – JM, Korban Tambarakan yang terjadi pada minggu kemarin oleh mobil operasionalal Perusahaan Jenis R10.Howo 380 tanpa plat nomor Polisi hingga jadi sorotan publik.

Hal ini terjadi lantaran berdasarkan siaran Pers reesmi dari Polres Haltim melalui Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) tidak detail menyebutkan Perusahaan Pemilik Unit Kendaraan tersebut bahkan Identitas Korbanpun tak disebut sehingga tersekasan misterius di mata publik.

Berdasarkan Siaran pers yang melalui Whatsap Group, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Kawasaki warna merah dengan nomor polisi DG 6379 X dan satu unit kendaraan R10 jenis Howo 380 tanpa nomor polisi tepat di depan pos penjagaan PT.Adhita Nikel Indonesia Desa Soagimalaha Kecamatan Kota Maba pada minggu (27/09/2026) dengan kronologis sebagai berikut.

Kecelakaan terjadi ketika kendaraan R10 keluar dari area perusahaan menuju jalan raya dan pada saat bersamaan sepeda motor melintas dari arah Maba menuju Gotowasi. Selanjutnya terjadi tabrakan antara kedua kendaraan.

Setelah kejadian, pengemudi kendaraan R10 atas nama ,AH warga subaim kec wasile meninggalkan lokasi dan menyerahkan diri ke Polres Halmahera Timur setelah dijemput dan diantar oleh pihak keluarga dan Korban Atas nama JM dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi luika tubuh yang tragis (hancur)

Melalui siaran pers, Kapolres Haltim AKBP. Rona Buha Tua Tambunan menghimbau kepada seluruh Masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, menggunakan helm sesuai standar bagi pengendara sepeda motor, serta memastikan kondisi dan situasi jalan aman sebelum melintas maupun memasuki jalan utama.

di ketahui, darihasil dokumentasi yang beredar, kondisi korban yang sangat tragis itu terkesan tak hanya ditabrak melainkan digilas akan tetapi dari pihak kepolsisian menyampaikan keterangan kronogis bahwa korban di tabrak.

Sementara Perusahaan pemilik Unit R10 Jenis Howo, juga tidak di sebutkan padahal dalam operasional tambang tersebut PT. Adhita Nikel Indonesia selaku Owner (pemilik IUP) akan tetapi ada beberapa perusahaan Sub Kontraktor yang berada dibawah PT. ADHITA.(Red).