WASILE-Proyek Pembangunan dapur MBG yang berlokasi di belakang Kantor Camat Wasile Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) hingga kini tak kunjung usai alias mangkrak.

Maraknya pembangunan tersebut kata Hasbullah, salah satu warga setempat, yang juga sebagai karyawan pekerjaan tersebut, berdampak juga pada penunggakan  pembayaran tagihan Air yang menumpuk.

Kepala Desa Wokajaya, Mulyono, selaku penanggung jawab diketahui belum membayar upah kerja serta tagihan air yang digunakan selama proyek berlangsung.

Hasbullah juga mengaku, hingga kini belum menerima upah atas pekerjaannya mengawasi material proyek tersebut. Ia menyebut pekerjaan itu telah dilakukan sejak proyek berjalan, namun tidak ada kejelasan pembayaran.

Sepaham juga disampaikan oleh Mudin Suhaeli, warga Desa Baturaja di mana, Ia mengaku merasa dibohongi karena pembayaran tagihan air yang digunakan untuk kebutuhan proyek tak kunjung diselesaikan.

Kata dia Pihak pekerja yang bekerja mengalirkan Air PAM menggunakan jaringan listrik miliknya yang awalannya dijanjikan akan membayar tagihan listrik namun hingga saat ini juga tak terbayarkan.

Menurutnya, kepala desa sempat berjanji akan melunasi setelah proyek selesai.

“Walaupun proyek sudah tidak berjalan, seharusnya tetap ada tanggung jawab,”Katanya. Kamis (16/04/2026).

Ia juga mengaku tela berulangkali menghubungi kepala desa, namun tidak mendapat respons.

Bahkan, saat didatangi langsung, yang bersangkutan kembali menjanjikan pembayaran dan hingga kini tak menepati janjinya.

Diketahui, proyek dapur MBG tersebut mulai berjalan sejak Maret 2024. Namun, hingga saat ini proyek tidak lagi beroperasi dan dinilai terbengkalai bahkan jumlah anggaran dan dan volume pekerjaan pun tak kunjung dipublis di lokasi proyek.

Ia berharap, pihak terkait dapat segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini, serta meminta Kepala Desa Wokajaya bertanggung jawab atas kewajiban yang belum dipenuhi.(Aks).