‎MABA – Setelah melakukan Musyawarah Besar pada beberapa pekan kemarin, Pengurus Ikatan Keluarga Tidore (IKT) resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina IKT Provinsi Maluku Utara (Malut) Husain Alting Syah yang juga sebagai Sultan Tidore.

kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Camat Wasile Kabupaten Haltim, Rabu(23/09/2026)itu juga dihadiri langsung oleh Bupati Haltim Ubaid Yakub, Jojau Kesultanan Tidore Ishak Naser, Sangaji Maba Ibrahim Hi. Haruna dan para undangan serta peserta anggota IKT Haltim.

Ketua Dewan Pembinan IKT Provinsi Malut Husain Alting Sjah dalam sambutannya menyampaikan Rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan dan pelantikan pengurus IKT Kabupaten Halmahera Timur.

Sebagai Dewan pembina, tentu ia memiliki tanggungjawab moral untuk mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menghasilkan karya positif, serta berkontribusi dalam pembangunan Daerah sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada Kabupaten Halmahera Timur yang telah menjadi tempat tinggal dan bagian dari kehidupan Masyarakat keturunan Tidore.

‎Ia juga mengajak semua keluarga IKT agar bersama-sama untuk menjaga, mempererat, dan melestarikan hubungan historis serta kerja sama yang telah dibangun oleh para leluhur antara Kesultanan Tidore dan masyarakat Halmahera Timur.

“Teruntuk seluruh anggota IKT agar memberikan dukungan kepada Bupati Halmahera Timur dalam menjalankan tugas pemerintahan, serta menjaga sikap, etika, dan penghormatan terhadap pemimpin sesuai dengan nilai agama, adat, dan budaya yang berlaku,” Imbuh Ketua Dewan pembina yang juga sebagai Sultan Tidore.

Ia juga menyeruka seluruh keluarga besar IKT untuk bersatu, membangun, dan berkarya bersama demi kemajuan Kabupaten Halmahera Timur dimana ini sebagai pesan dan pengingat, pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, menghindari tindakan maupun ucapan yang dapat merusak hubungan antar masyarakat, serta membangun sinergi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan.

Sementara Itu, Bupati Haltim Ubaid Yakub dalam sambutannya menyampaikan Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Ikatan Keluarga Tidore periode 2026–2030, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat seperti IKT merupakan sebuah energi dan vitamin dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“ Karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan selamat kepada seluruh pengurus IKT yang telah dilantik. Kepengurusan yang terbentuk hari ini telah tersebar di berbagai wilayah dan berbagai unsur, baik di lingkungan pemerintahan, DPRD, kecamatan, maupun elemen masyarakat lainnya.saya yakin, Insya Allah, dengan kebersamaan dan kekompakan, IKT akan semakin maju dan berkembang serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Halmahera Timur,” Ujar Bupati Ubaid

Bupati juga menegaskan Ikatan Keluarga Tidore adalah organisasi yang menghimpun masyarakat berdasarkan ikatan budaya dan kekeluargaan namun, menurutnya, jangan sampai organisasi tersebut kemudian berkembang menjadi ruang untuk membangun sikap sektarianisme atau primordialisme yang berlebihan.

“ Kita harus memahami bahwa Halmahera Timur merupakan Daerah yang sangat majemuk. Di daerah ini hidup berbagai suku, etnis, agama, dan latar belakang budaya. Karena itu, Halmahera Timur dapat kita lihat sebagai sebuah miniatur Indonesia,” kata Bupati.

Dalam konteks kehidupan sosial kemasyarakatan, Ubaid mengajak seluruh keluarga besar IKT untuk mengedepankan persatuan, kebersamaan, dan sinergi. Jangan sampai perbedaan identitas justru menjadi sekat di antara kita.

Ia juga berharap IKT dapat menjadi salah satu komponen yang memperkaya khazanah kehidupan sosial kemasyarakatan sekaligus menjadi bagian dari kekuatan bersama dalam mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Halmahera Timur.

“Mari kita bergandengan tangan, membangun dengan kebersamaan, memperkuat persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri yang kita cintai,” tambahnya.

‎
Sementara Ketua IKT Haltim Majida Fabanyo dalam sambutannya memnyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan sesepuh yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada pengurus IKT untuk memimpin serta menjalankan roda organisasi selama beberapa tahun ke depan.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan falsafah dan nilai-nilai leluhur, khususnya adat seatoran ngaku sirasahi, sebagai landasan dalam menjaga tata krama, etika, persatuan, empati, dan sikap saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap IKT menjadi rumah bersama yang hangat, inklusif, dan peduli terhadap seluruh warga Tidore, serta mampu menjaga dan melestarikan adat dan budaya tanpa mengabaikan budaya lokal setempat.

“Warga Tidore merupakan bagian sah dan integral dari masyarakat Kabupaten Halmahera Timur, sehingga IKT siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh paguyuban, suku, dan etnis guna menciptakan daerah yang aman, damai, kondusif, dan sejahtera.

Sebagai ketua, mari bersama seluruh pengurus IKT untuk menyusun program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, membina generasi muda, serta menjaga kelestarian adat dan budaya. Seluruh pengurus juga diharapkan menerima bimbingan, arahan, dan partisipasi aktif dari pembina, penasihat, tim pakar, serta seluruh warga IKT dalam menjalankan amanah organisasi,” tutupnya. (Red).