WASILE— Maraknya pencurian ternak di wilayah Kecamatan Wasile Timur Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) meresahkan warga setempat.
Ini menyusul adanya pencurian yang kesekian kalinya di desa Desa Tutuling Jaya, di mana seekor sapi milik Nur, (39) dilaporkan hilang dengan kondisi yang memprihatinkan.
Kepada Wartawan Nur mengatakan, Pelaku diduga menyembelih sapi tersebut di lokasi kejadian, lalu meninggalkan bagian lambung dan usus di tempat.
Aksi tak terpuji itu lantas menambah trauma bagi pemilik dan warga sekitar.
Lanjut dia, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi pada hari yang sama di wilayah SP 3 Desa Dakaino.
Warga mengaku kecewa terhadap penanganan kasus-kasus sebelumnya yang dinilai belum memberikan efek jera.
Mereka menilai, penyelesaian yang hanya berujung pada ganti rugi tanpa proses hukum justru membuka peluang bagi pelaku untuk kembali mengulangi perbuatannya.
“Kalau hanya disuruh ganti rugi, tidak ada efek jera. Justru kejadian seperti ini terus berulang,” kata Andi Salah satu Warga Setempat.
Warga mendesak agar setiap pelaku pencurian ternak yang tertangkap dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa lagi mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.
Langkah tegas dinilai penting untuk memberikan efek jera serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Selain itu, warga juga meminta peran aktif aparat keamanan, khususnya Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Linmas di masing-masing desa, untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di lingkungan masyarakat, terutama pada malam hari.(Aks).


Tinggalkan Balasan